Fungsi Ruang Tunggu Sepeda Yang Terabaikan

Fungsi Ruang Tunggu Sepeda Yang Terabaikan | Joogja Circles - Ruang Tunggu Sepeda, merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta dalam melindungi pengendara sepeda saat berlalu lintas di jalan raya. Ruang tunggu sepeda ini berwujud "Zona Hijau" yang digunakan hanya untuk pemberhentian sepeda saat lampu pengatur lalu lintas menyala. 

Pelanggaran fungsi "Zona Hijau", baik pengguna kendaraan bermotor maupun pengguna sepeda
Setelah aturan ini disosialisasikan, ternyata masih ada saja yang melanggar. Banyak pengendara kendaraan bermotor yang masih menempati ruang tunggu sepeda pada saat lampu merah menyala. Tentu saja ini salah, karena zona tersebut hanya boleh digunakan oleh pengendara sepeda saja. Entah karena ketidaktahuan atau memang disengaja. 

Dari sisi pengendara sepeda, apakah mereka telah memanfaatkan zona ini secara maksimal ? Dari pantauan kami, jarang terlihat ada pengendara sepeda yang menunggu lampu merah di zona hijau tersebut. Bahkan kami pernah memergoki ada pengendara sepeda menerobos lampu merah. Dimanakah fungsi zona hijau yang telah dibuat oleh Pemkot Yogyakarta untuk mereka. Tahukah mereka akan fungsi "Zona Hijau" ini. Seakan-akan fungsi ruang tunggu sepeda tersebut terabaikan.

Mari kita saling introspeksi diri. Perlu adanya sosialisasi aturan penggunaan "Ruang Tunggu Sepeda" yang lebih intens dari Pemkot Yogyakarta kepada masyarakat luas. Selain itu kesadaran pengguna jalan raya sendiri juga harus ada. Aturan lalu lintas tak kan berfungsi secara maksimal tanpa adanya kesadaran dari masing-masing pengguna jalan raya untuk patuh terhadap aturan tersebut. Mulailah dari diri sendiri. Demi keamanan dan keselamatan berlalu lintas di jalan raya. (-Joogja Circles-)

Baca juga artikel ini di Portal VIVALog : Fungsi Ruang Tunggu Sepeda yang Terabaikan

4 komentar:

LAdangduters mengatakan...

Mungkin perlu sosialisasi lagi kepada masyarakat setempat mas. saya juga kayaknya baru tahu dengan keberadaan Zona Hijau.. apa engga ada ya di kabupaten saya

Aneh Indah mengatakan...

semoga masyarakat yang sudah dibangunkan fasilitas segera sadar dan memanfaatkannya dengan maksimal

Pencerah mengatakan...

perlunya revolusi mental

Ima RRosyi mengatakan...

Masalahnya terkadang pengguna sepeda sudah mau menunggu lampu merah berganti lampu hijau di ruang tunggu khusus sepeda tetapi ruang tunggu tersebut dipenuhi oleh sepeda motor. Kemudian akhirnya ia menunggu di depan ruang tunggu sepeda tersebut ndilalah persimpangan sebelah kiri ada tulisannya "Belok Kiri Jalan Terus" terkadang sepeda onthelnya tidak sengaja menutupi jalan sehinga di bel oleh mobil. Dia kan tidak tahu harus menunggu di mana, akhirnya dia nerobos saja karena ruang tunggu sepeda pun sudah direbut oleh pesepeda motor

Posting Komentar

Joogja Circles, Berita dan Informasi Seputar Jogja.

Share Button :

 

Copyright © 2014 Joogja Circles | Powered by Blogger | You can also read our news at Facebook