Mural Cinta Budaya Indonesia

Mural Cinta Budaya Indonesia
Mural Cinta Budaya Indonesia
Mural Cinta Budaya Indonesia | Joogja Cirlces - Mural, adalah seni melukis dengan media dinding. Arti mural sendiri berasal dari bahasa latin (murus) yang artinya dinding. Seni Mural memanfaatkan ruang publik untuk berekspresi. Seni mural mengandung pesan yang begitu persuasif dan komunikatif di tengah masyarakat modern. Ada pesan dengan memanfaatkan kehadiran mural dengan mencitrakan kondisi sekelilingnya, diantaranya mural hanya untuk kepentingan estetik, untuk menyuarakan kondisi sosial budaya, ekonomi dan juga politik. Di Jogja sendiri, keberadaan mural sangat mendapatkan perhatian. Banyak sekali ruang-ruang publik di Jogjakarta dimanfaatkan sebagai media untuk seni mural ini. Salah satunya di dinding milik Universitas Negeri Yogyakarta yang membentang di Jalan Gejayan. Disana terdapat mural bertemakan kebudayaan yang ada di Indonesia. Tiap 1 kotak dinding berukuran kira-kira 1 m x 3 m mewakili satu budaya daerah. Gambar-gambar visual yang ditampilkan dengan bentuk karikatur komik ini sungguh sangat menarik, menambah nilai estetik ketika kita melintasi jalan gejayan. Pesan yang disampaikan pun sangat mengena, mengingatkan kita untuk lebih mencintai Budaya Indonesia. Berikut ini beberapa gambar mural di jalan gejayan yang kami ambil, check this out

Mural Cinta Budaya Indonesia
Gambar 1. Memvisualkan Jogja

Mural Cinta Budaya Indonesia
Gambar 2. Memvisualkan Tokoh Hanoman dan Gatot Kaca

Mural Cinta Budaya Indonesia
Gambar 3. Memvisualkan Tokoh Punakawan

11 komentar:

m sahlan attazkiyah mengatakan...

waduh kiran saya tuh kalimat murah hehe ternyata mural..canti cantik lukisannya bro

ada sesuatu nih Mencari solusi untuk google dance

happy blogging : )

Blogs of Hariyanto mengatakan...

mural itu sebenarnya bisa menjadi penghias kota..dan di jogja sudah terbukti...setidaknya ini lebih bagus daripada corat coret dinding yang tidak bermakna yang banyak dilakukan oleh orang2 muda sekarang :-)

annosmile mengatakan...

kira-kira yang bikin mural itu siapa ya?

Adi Pradana mengatakan...

Maaf karena keterbatasan informasi, dari masing-masing gambar mural tersebut terdapat initial name "otlen".

Hack4rt mengatakan...

Gambarnya keren-keren mas

Lozz Akbar mengatakan...

salut mas untuk hal yang positif macam gini.. Yah, ketimbang tembok dicorat coret model vandalisme..

Joe Rizky mengatakan...

oh itu semacam grafitti atau bukan mas??? kreatif ya warga jogja

Adi Pradana mengatakan...

@Joe Rizky : beda mas, Grafiti dan mural sendiri memiliki perbedaan, grafiti lebih menekankan pada isi tulisan dan kebanyakan dibuat dengan cat semprot. Sedangkan, mural dibuat dengan cat tembok, cat kayu, atau kapur tulis. Beda tipis ya...

ndop mengatakan...

aku suka liat mural yg tertata rapi dg konsep dan gambar yg bagus. Kalau awut2an dan terlalu abstract, aku ga suka karena kota malah kelihatan kotor haha..

aditya mengatakan...

sayangnya masih tetap aja ada yang kurang menghargai karya seni :(
gambar mural yang bagus gitu masih ada beberapa yang menjadi korban corat-coret vandalisme gak jelas
memprihatinkan....

Fahmi mengatakan...

lebih baik begini, dicoretin sama seni, dari pada corat coret vandalisme gak jelas :D pada kreatif tu, yang gatot kacanya lucu :D

Posting Komentar

Joogja Circles, Berita dan Informasi Seputar Jogja.

Share Button :

 

Copyright © 2014 Joogja Circles | Powered by Blogger | You can also read our news at Facebook