Eksistensi Jalan Gejayan

Eksistensi Jalan Gejayan | Joogja Circles - Setiap warga jogja pasti sudah familiar dengan Jalan Gejayan. Ya, jalan yang membentang dari simpang empat Ring Road Utara Condong Catur hingga Daerah Demangan. Sejak tanggal 20 Mei 2007 lalu jalan ini telah berganti nama menjadi Jalan Affandi. Jalan Affandi telah diremsikan oleh Pemda Sleman bertepatan dengan hari Hari Kebangkitan Nasional, HUT Kab. Sleman dan Peringatan 100 Tahun Affandi. 

Eksistensi Jalan Gejayan | Joogja Circles
Pembangunan Hotel Grand Tjokro
Gejayan, setelah berganti nama menjadi jalan Affandi, kini perkembangan di jalan tersebut kian pesat. Banyak gedung-gedung baru berdiri di jalan ini. Jogja merupakan kota tujuan oleh para wisatawan. Dan Jalan Gejayan pun telah menunjukkan perkembangannya untuk memanjakan para wisatawan. Mari kita ulas pembangunan jalan gejayan dari ujung utara hingga selatan. Peresmian perubahan Jalan Gejayan menjadi Jalan Affandi oleh Pemda Sleman ditandai dengan simbol berupa patung Affandi yang dibangun di ujung utara. Patung tersebut merupakan tanda bahwa jalan tersebut adalah Jalan Affandi. 

Sejak pergantian nama tersebut, Jalan Gejayan kini mengalami perubahan drastis. Banyak bangunan baru yang berdiri di sepanjang jalan Gejayan. Tahun 2012 lalu saja telah berdiri beberapa bangunan baru seperti Hotel Edelweis, UNY Autocar, Bank BCA dan masih banyak lagi. POM Bensin di Jalan Gejayan pun tak luput dari proses renovasi. Jangan Lewatkan Harga Tiket Pesawat Termurah di Wego.co.id !! Dan meluncur ke Jogja. Selain bangunan besar, jalan gejayan pun telah dipenuhi dengan bermacam-macam tempat kuliner seperti Mie Ayam Mas Yudi, Bebek Goreng Pak Slamet. Dan sepertinya masih ada beberapa bangunan lagi yang akan berdiri. Selain itu, ada apa saja di gejayan? Ada Toko Buku, Barang Elektronik, Busana, Bakery dan masih banyak lagi. Jangan dilupakan, ada pula Pasar Demangan yang merupakan pasar tradisional. 

Eksistensi Jalan Gejayan | Joogja Circles
Taman Kota Jalan Gejayan

Dilihat dari bentuk jalannya, Jalan Gejayan hanya memiliki dua jalur. Yang menarik disini, Jalan Gejayan sedikit banyak telah memberikan ruang terbuka hijau untuk Yogyakarta. Ruang terbuka hijau di Jalan Gejayan nampak pada pembatas di tengah jalan di membentang dari utara ke selatan. Selain itu, di ujung utara terdapat taman hijau. Dari hasil pengamatan, jalur hijau tersebut keberadaannya cukup baik dengan tanaman dan pohon. 

Eksistensi Jalan Gejayan | Joogja Circles
Bentuk Sampah Visual di Jalan Gejayan
Dari perkembangan Jalan Gejayan tersebut, tak luput dari beberapa masalah yang muncul. Dengan banyaknya bangunan yang berdiri, mobilitas kendaraan yang berlalu-lalang di jalan tersebut menjadi padat. Jalan Gejayan sering sekali terjadi kemacetan, khususnya pada jam berangkat dan pulang kantor. Selain itu ditambah dengan adanya kendaraan yang parkir di memakan badan jalan menambah kemacetan. Banyak bangunan di jalan gejayan yang tidak memperhatikan lahan parkir sehingga banyak yang parkir di pinggir jalan. Perlu diketahui bahwa jalan gejayan hanya memiliki 2 lajur yang masing-masing lebarnya kira-kira 2 mobil lebih sedikit. Bisa dibayangkan bukan apabila ada mobil yang parkir di pinggir jalan. Selain kemacetan, yang perlu diperhatikan lagi adalah masalah sampah visual, di Jalan Gejayan memang banyak sekali terpasang baliho, reklame, spanduk dan lainnya. Iklan-iklan visual tersebut ada yang memang sudah mendapatkan ijin, ada pula yang terpasang tanpa ijin. Perlu adanya penataan yang baik agar menambah keindahan jalan gejayan. Setelah mengalami pergantian nama, sekiranya Jalan Gejayan mampu menunjukkan eksistensinya. Jalan Affandi, itulah Jalan Gejayan. Jogja Istimewa ! (-Joogja Circles-)

Read our article at : http://log.viva.co.id/news/read/390843-eksistensi-jalan-gejayan


5 komentar:

Nirada mengatakan...

Itu pom bensin udah lebih dari 2 tahun renovasi ga selesai... :D
Padahal sangat diharapkan ada pom disitu, lebih dekat dari kost soalnya. :D

m sahlan attazkiyah mengatakan...

pengen ke jogya hehehe

sodventure mengatakan...

Inshaallah taon ini ke jogja...
:D

Virmansyah mengatakan...

sepertinya akan ada keramaian baru di jogja selain malioboro ya :D

Rawins mengatakan...

tetap saja lebih suka nyebut sebagai jalan gejayan
padahal peresmian nama jl affandi begitu gegap gempita
sampe jogja gallery bikin kompetisi seni rupa segala

Posting Komentar

Joogja Circles, Berita dan Informasi Seputar Jogja.

Share Button :

 

Copyright © 2014 Joogja Circles | Powered by Blogger | You can also read our news at Facebook