Jogjaku, Waspadai Peningkatan Kasus Demam Berdarah

Hujan di Wilayah Titik Nol Yogyakarta
Jogjaku, Waspadai Peningkatan Kasus Demam Berdarah | Joogja Circles - Hujan turun dengan intensitas sering pada awal tahun 2013 ini dan diperkirakan puncaknya terjadi pada bulan Maret mendatang. Curah hujan masih cukup tinggi yang dimulai sejak bulan November 2012 lalu. Untuk itu perlu diwaspadai adanya peningkatan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Potensi penyebaran DBD sangat perlu untuk diantisipasi mengingat curah hujan masih sangat tinggi di Yogyakarta. Menurut data yang dikumpulkan, di RSUD Kota Yogyakarta pada bulan Desember 2012 telah merawat 26 penderita penyakit DBD. Dan pada awal tahun ini telah terjadi 16 kasus yang dirawat. Diperkirakan masih terus bertambah. Antisipasi yang paling umum dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan untuk mengurangi jentik nyamuk yang bertanggung jawab atas penyebaran penyakit DBD yaitu Aides Aigepty. Demam Berdarah Dengue ditandai dengan gejala seperti flu yaitu demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri di belakang mata, otot dan nyeri sendi, dan ruam tetapi ini bisa ringan atau berat dan bervariasi sesuai dengan usia dan kesehatan pasien. Bila terjadi gejala DBD pada anda, segeralah periksa ke sarana pelayanan kesehatan terdekat untuk segera ditindaklanjuti. (-Joogja Circles-) 

Sumber gambar : http://www.kotajogja.com

0 komentar:

Posting Komentar

Joogja Circles, Berita dan Informasi Seputar Jogja.

Share Button :

 

Copyright © 2014 Joogja Circles | Powered by Blogger | You can also read our news at Facebook